20.3.11

Jangan Benci Aku, Mama......

 
Dua puluh tahun yang lalu aku melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Hasan, suamiku, memberinya nama Erik. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Aku berniat memberikannya kepada orang lain saja atau dititipkan di panti asuhan agar tidak membuat malu keluarga kelak.

Namun suamiku mencegah niat buruk itu. Akhirnya dengan terpaksa kubesarkan juga. Di tahun kedua setelah Erik dilahirkan, akupun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Kuberi nama Angel. Aku sangat menyayangi Angel, demikian juga suamiku. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan & membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.

Namun tidak demikian halnya dengan Erik. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Suamiku sebenarnya sudah berkali-kali berniat membelikannya, namun aku selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Suamiku selalu menuruti perkataanku.

Saat usia Angel 2 tahun, Suamiku meninggal dunia. Erik sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya aku mengambil sebuah tindakan yang akan membuatku menyesal seumur hidup. Aku pergi meninggalkan kampung kelahiranku bersama Angel. Erik yang sedang tertidur lelap kutinggalkan begitu saja.

Kemudian aku memilih tinggal di sebuah rumah kecil setelah tanah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.......... telah berlalu sejak kejadian itu.

Kini Aku telah menikah kembali dengan Beni, seorang pria dewasa yang mapan. Usia pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Beni, sifat-sifat burukku yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang.

Angel kini telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkannya di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Erik dan tidak ada lagi yang mengingatnya. Sampai suatu malam. Malam di mana aku bermimpi tentang seorang anak. Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arahku. Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama caya? caya lindu cekali cama Mama!"

Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun aku menahannya,
"Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?"
"Nama caya Elik, Tante."
"Erik? Erik... Ya Tuhan! Kau benar-benar Erik?"

Aku langsung tersentak bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpaku saat itu juga. Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu, seperti sebuah film yang sedang diputar di kepala. Baru sekarang aku menyadari betapa jahatnya perbuatanku dulu. Rasanya seperti mau mati saja saat itu.

Ya, sepertinya saya memang harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Erik melintas kembali di pikiranku. Ya Erik, Mama akan menjemputmu Erik...sabar ya nak...."

Sore itu aku memarkir mobil biruku di samping sebuah gubuk, dan Beni suamiku dengan pandangan heran menatapku dari samping. "Maryam, apa yang sebenarnya terjadi?"

"Oh, suamiku, kau pasti akan membenciku setelah kuceritakan hal yang telah kulakukan dulu." tetapi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak.

Ternyata Tuhan sungguh baik kepadaku. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangisku reda, aku pun keluar dari mobil diikuti oleh suami dari belakang. Mataku menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter didepan. Aku mulai teringat betapa gubuk itu pernah kutempati beberapa tahun lamanya dan Erik..... Erik......

Aku meninggalkan Erik di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan sedih aku pun berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu. Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apa pun! Perlahan mataku mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu.

Namun aku tidak menemukan siapa pun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Aku mengambil seraya mengamatinya dengan seksama... Mataku mulai berkaca-kaca, aku mengenali betul potongan kain tersebut, itu bekas baju butut yang dulu dikenakan Erik sehari-hari, baju butut yang kadang aku sendiri jijik mencucinya......

Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, aku pun keluar dari ruangan itu... Air mataku mengalir dengan deras. Saat itu aku hanya diam saja. Sesaat kemudian aku dan suami mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, tiba - tiba aku melihat seseorang di belakang mobil kami. Aku sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor.

Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali aku tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.
"Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau ke sini?!"

Dengan memberanikan diri, aku pun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Erik yang dulu tinggal di sini?"

Tiba - tiba Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Erik terus menunggu ibunya seraya memanggil, 'Mamaaa..., Mamaaa!'

Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan & mengajaknya tinggal bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Erik meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu....."

Saya pun membaca tulisan di kertas itu...
"Mama, mengapa Mama tidak pernah kembali lagi...? Mama benci ya sama Erik? Ma...., biarlah Erik yang pergi saja, tapi Mama harus berjanji ya, kalau Mama tidak akan benci lagi sama Eric. Udah dulu ya Ma, Erik sayaaaang sama Mama, ......"

Aku menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan... katakan di mana ia sekarang? Aku berjanji akan meyayanginya sekarang! Aku tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!" Suamiku memeluk tubuhku yang bergetar sangat keras.

"Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Erik telah meninggalkan dunia. Ia meninggal persis di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mama-nya datang, Mama-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana ...

Ia hanya berharap dapat melihat Mamanya dari belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya disana. Nyonya, dosa Anda sungguh tidak terampuni!"

Aku kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.

Read More......

14.2.11

a man with her guitar

... ku ambil gitar dan mulai memainkan
lagu lama yang biasa kita nyanyikan
tapi tak sepatah kata yang bisa terucap
hanya ingatan yang ada di kepala....

mendengar lagu ini mengingatkanku 11 tahun yang lalu, sebuah cerita indah di masa sekolah dulu. persahabatan yang akan selalu kekal abadi, sekarang dan selamanya.

Read More......

cantik dengan oriflame

cantik
siapa yang tidak ingin tampil cantik?
semua wanita menginginkan hal itu, walaupun harus mengeluarkan biaya yang banyak. mengapa kita tidak mencoba untuk menjadi lebih pintar lagi, selain cantik tapi bisa mempunyai penghasilan tambahan.
Menjadi Consultant Oriflame sangat menyenangkan, mudah dan menguntungkan! Anda akan memiliki kesempatan yang unik untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kosmetik, sekaligus kesempatan untuk memperoleh penghasilan tambahan! Baik menjual kosmetik sebagai hobi yang memberikan penghasilan tambahan, maupun menjadi pekerjaan sambilan ataupun pekerjaan utama, Anda yang menentukan! Tidak dibutuhkan jenjang pendidikan, pengalaman maupun sejumlah dana tertentu. Banyak orang dari berbagai usia dan latar belakang telah berhasil menjual produk Oriflame secara langsung.Belanja Hemat Setiap bulan Anda akan menerima katalog produk terbaru. Tunjukkan pada orang-orang yang Anda kenal, dan yang mereka kenal - begitu mudah! Manfaat utama adalah karena Oriflame menawarkan jaminan uang kembali untuk seluruh produknya. Jika Anda kurang puas dengan produk Oriflame yang Anda miliki, Anda dapat mengembalikannya ke Oriflame dalam waktu 30 hari dan mendapatkan uang Anda kembali.
saya sudah 8 tahun mengenal produk oriflame ini, tapi sayangnya dulu saya sempat berhenti menggeluti usaha ini. tapi untunglah tahun 2010 kemarin saya bertemu dengan seorang ibu yang mengajak saya kembali ke dunia oriflame. walapun masih tergolong baru bergabung kembali tapi saya sudah banyak merasakan manfaat dan bonus-bonus dari oriflame itu sendiri. produknya memang benar-benar alami, cocok pada semua jenis kulit. saya benar-benar mencintai oriflame, produk kecantikan dan perawatan keluarga semuanya oriflame.
terimakasih oriflame

Read More......

13.2.11

Kompor Bioethanol


waktunya untuk menulis kembali...

sudah setahun berada disini, saya banyak belajar dari seorang pemimpin yang mempunyai inovasi untuk menciptakan sesuatu hal baru yang dapat membantu para pengangguran di Daerah ini. Sudah banyak kita melihat kasus tabung gas meledak di masyarakat yang pada akhirnya menyalahkan pemerintah yang katanya "mengirim bom ke rumah".  Melihat kondisi yang terjadi di masyarakat, beliau mencoba membuat alat pengganti bahan bakar seperti minyak tanah , gas dan listrik yaitu bioethanol terbuat dari bahan tebu, jagung dan singkong Selain itu dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan baru. karena dari limbah etanol yang diciptakan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Jadi pembuatan ethanol ini tidak memberikan dampak limbah bagi lingkungan.
 Ethanol mempunyai sifat tidak berwarna, mudah menguap, mudah larut dalam air, berat molekul 46,1, titik didihnya 78,30C, membeku pada suhu –117,3 0C, kerapatannya 0,789 pada suhu 20 0C, nilai kalor 7077 kal/gram, panas latent penguapan 204 kal/gram dan mempunyai angka oktan 91–105.
Ethanol untuk kebutuhan industri dapat dibuat secara fermentasi dari karbohidrat, yang produknya disebut sebagai bioethanol; atau hasil reaksi kimia dengan cara hidrasi ethylene, memakai katalis asam pos-pat. Ethanol dari hidrasi gas ethylene yang merupakan hasil samping pemurnian minyak bumi, dikenal se-bagai ethanol sintetis. Setelah Perang II, eksplorasi minyak bumi secara besar-besaran memungkinkan pem-buatan ethanol sintetis lebih murah dan menggantikan proses produksi ethanol secara fermentasi. Namun sejak kenaikan harga yang disertai ketidak-pastian penyediaannya, telah memacu berbagai negara Eropa, US, Brazil, untuk mengembangkan kembali teknologi pembuatan ethanol secara fermentasi, terutama ber-tumpu pada sumber daya yang dapat terbarukan. Pembuatan ethanol secara sintetis tidak dibahas lagi, me-ngingat salah satu tujuan pengembangan produk alkohol. Pembahasan di sini, difokuskan pada fungsinya sebagai bahan bakar cair pengganti minyak bumi.
 Bahan baku Ethanol dapat dibuat dari tiga kategori material selanjutnya disebut FEEDSTOCK, yaitu:
1.SACCHARINE MATERIALS (tanaman mengandung gula). Tebu tetes, Bit gula, Sweet Sorghum, Buah buahan dll.
2.STARCHY MATERIALS (tanaman mengandung pati). Jagung, Ketela pohon, kentang, larut, biji sweet sorghum, gandum, beras, beras ketan, dll.
3.CELLULOSE MATERIALS (tanaman mengandung serat) Kayu, Jerami batang jagung, janggel jagung, limbah kayu,  dll
Dari ketiga jenis material diatas sacharine material prosesnya lebih pendek, karena sudah ada kandungan gulanya sehingga setelah tahap persiapan dapat langsung dilakukan proses fermentasi, sedangkan untuk kedua material lainnya didahului dengan proses converse dari starch (pati) maupun cellulose menjadi gula (proses sakarifikasi) baru dilakukan proses fermentasi (peragian) dan distilasi (penyulingan).
Penggunaan bio-ethanol bermanfaat dan menguntungkan dalam banyak hal, seperti: Kekuatan mesin, konsumsi BBM kendaraan lebih irit, mengurangi polusi udara dari BBM, lebih murah dibanding Pertamax, dan industrinya bersifat kerakyatan sehingga optimal dalam menyerap tenaga kerja.
kadar ethanol yang bagus untuk kompor adalah antara kadar 70% – 90% ketika ethanol dengan kadar 70% hasil sulingan langsung tanpa pencampuran dengan air, nyala api birunya lebih stabil dibandingkan jika kita mencampur ethanol 90% dengan air untuk mencapai 70%. saat menggunakan ethanol 70% hasil campuran dengan air, penampilanapi kompor sering terlihat berwarna merah. hal itu mengindikasikan, uap air yang terbakar. berbeda ketika saya menggunakan ethanol 70% hasil sulingan, warna merah lebih sedikit dibandingkan dengan hasil campuran dan stabil. saya menduga, nilai kelarutan dari ethanol campuran tidak sempurna, hingga pada saat proses penguapan ethanol pada kompor pun tidak sempurna.
 
 
 
 
 

Read More......

22.9.10

IF ADENOID = Bernafas Secara Mulut + Tidur Mengorok (Sleep Apnea) + Penurunan Pendengaran THEN KONSULTASI KE DOKTER THT

Jujur aja, saat ngeposting ini tulisan aku dalam kondisi lagi gak fit, terlebih setelah dokter spesialis THT memvonis kalau my sweet little angel “ARYA” mengalami pembengkakan adenoid.
Sebelumnya memang sudah lama Arya pas tidur mendengkur baik pas flu n pilek ataupun enggak. Katanya sih mendengkur istilah adalah sleep apnea yang diakibatkan oleh penyempitan pada saluran pernafasan secara periodik ketika tidur lah asal muasal dari suara dengkur tersebut. Memang, kelenjar limfa di saluran pernafasan hidung dan tenggorokan acapkali membengkak ketika anak flu dan pilek. Akibatnya, aliran udara ke paru-paru pun menjadi tersendat dan si kecil biasanya terlelap dengan nafas yang berat.
Dan sebetulnya pak dokter udah ngasih tahu tentang seluk belum tentang adenoid, namun karena pikiranku lagi kalut so keesokan paginya udah gak inget lagi, untungnya ada Paman Google yang menyarankan untuk ngeliat beberapa artikel yang ada dibawah ini : (thanx bro n sista atas artikelnya, sengaja aku paste di blogku agar aku tetep inget tentang adenoid) SEBENARNYA APA SIH ADENOID ITU?

Adenoids adalah suatu kelenjar yang sejenis dengan amandel yang melindungi anak-anak dari serangan penyakit. Adenoid merupakan organ tubuh yang satu paket dengan amandel sehingga dalam penyebutannya seringkali disebut sebagai tonsil adenoid, kalau amandel letaknya di ujung mulut, adenoid berada di ujung terdalam dari hidung, yang merupakan titik pertemuan antara mulut dengan hidung.
Terletak dibelakang hidung dan di langit-langit mulut. Untuk melihatnya tidak semudah kita melihat amandel, seorang dokter membutuhkan cermin kecil atau sekup kecil khusus untuk mengintip adenoid. Adenoid merupakan suatu bagian sistem kekebalan tubuh pada anak, berfungsi untuk menangkap penyebab infeksi seperti virus dan bakteri. Adenoid ini memproduksi antibodi sebagai benteng yang melindungi tubuh dari penyakit terutama yang berasal dari udara yang masuk melalui hidung. Meski sepertinya berbeda, tonsil dan adenoid sebenarnya satu yaitu amandel. Sejak bayi, dalam keadaan normal, amandel terus membesar hingga anak berumur 5-6 tahun. Tonsil bisa dengan mudah terlihat bila anak membuka mulutnya lebar-lebar. Sementara adenoid terletak pada dinding belakang tengah nasofaring yang di kanan dan kirinya. Adenoid terus membesar hingga anak berumur 3-4 tahun. Setelah itu ia akan mengecil dan akhirnya hilang sama sekali ketika anak berumur 12-13 tahun. Seperti halnya amandel, adenoid akan membantu menjaga kesehatan tubuh kita dengan cara menangkap bakteri-bakteri dan virus-virus berbahaya yang masuk melalui udara. Adenoid juga mengandung sel-sel yang membuat antibody untuk melawan infeksi. Adenoid berperan penting sebagai pelawan infeksi pada bayi dan anak-anak. Tapi kemudian menjadi berkurang perannya pada saat anak-anak tersebut bertumbuh besar dan tubuhnya mulai membentuk antibodi untuk melawan bibit-bibit penyakit. Beberapa dokter percaya bahwa adenoid tidaklah begitu penting setelah anak-anak mencapai usia 3 tahun. Kenyataannya adenoid akan mulai mengecil diusia 5 tahun bahkan bisa hilang sama sekali. Pembengkakan pada “adenoid” dan amandel. Sehingga menyebabkan penyumbatan pada saluran pernapasan. Pada perkembangannya ternyata pembengkakan adenoid ini merupakan penyebab dari penyakit – penyakit lainnya pada putra kami, yaitu infeksi pada hidung.
Parahnya, pada saat terserang flu, penderitaan si kecil akan bertambah hebat, yang di akibatkan oleh lendir yang dihasilkan oleh tubuhnya untuk melawan virus influenza tersebut tidak bisa keluar melalui hidung atau mulut karena terhambat oleh besarnya ukuran adenoid dan amandel akibat radang, sehingga lendir tersebut akan mengalir ke bagian gendang telinga yang bisa menimbulkan rasa sakit yang sangat hebat sehingga sepanjang malam putri kami tidak bisa tidur, dan ternyata juga menurunkan kualitas pendengarannya.

Pembesaran adenoid dapat menyumbat parsial atau total respirasi hidung sehingga terjadi ngorok, percakapan hiponasal, dan membuat anak akan terus bernapas melalui mulut.

Anak akan mengalami gangguan konsentrasi akibat kekurangan oksigen, mudah mengantuk akibat tidur yang terganggu pada malam hari sehingga juga akan mengganggu prestasi belajarnya. Irawati Nina (1994) melaporkan satu kasus pembesaran adenoid dan tonsil yang menyebabkan terjadinya korpulmonal serta penyakit jantung kongestif.
PENYEBAB  :
Sebetulnya, apa penyebab radang tonsil-adenoid itu? Tak lain dan tak bukan ia sejenis bakteri berbentuk kokus. Ini terjadi lebih pada 50% dari kasus radang tonsil-adenoid akut.

Adapun cara penularan radang tonsil-adenoid akut melalui air ludah orang yang sedang menderita radang tonsil yang banyak mengandung bakteri. Pada anak-anak, lantaran imunitas tubuhnya belumlah sempurna, maka jika ia sekali saja pernah tertular radang tonsil, maka penyakit ini cenderung akan kambuh. Bahkan jadi kronis.
Sementara yang menyebabkan radang tonsil-adenoid kronis adalah bakteri golongan gram negatif dan bakteri berbentuk kokus.
GEJALA :
Gejala Radang Tonsil Adenoid Akut: Rasa nyeri saat menelan, bahkan nyerinya hingga ke telinga 1. Rewel 2. Tak mau makan 3. Kelenjar getah bening yang terletak diantara dagu dan leher membengkak 4. Lesu 5. Nyeri sendi 6. Panas tinggi hingga 40 derajad celcius
Gejala Radang Tonsil Adenoid Kronis: 1. Timbul rasa mengganjal dan kering di tenggorok 2. Saat tidur mendengkur 3. Sulit bernafas 4. Bau mulut tak segar
Bila Anak Terserang Radang Tonsil Adenoid 1. Istirahat cukup 2. Tak banyak beraktifitas, selain memulihkan kondisi juga mencegah penularan ke anak atau saudara lain. 3. Beri antibiotik (sesuai saran dokter) 4. Beri penurun panas. 5. Kompres hangat pada leher dan dada anak 2 kali sehari. 6. Berkumur dengan air garam hangat 3-4 kali sehari. 7. Minum sari buah KAPAN ADENOID PERLU DIPERHATIKAN? Adenoid yang membesar adalah hal yang biasa. Ketika hal ini terjadi, amandel juga biasanya membesar. Adenoid yang membesar atau terinfeksi dapat membuat anak-anak susah bernafas dan menyebabkan hal-hal sebagai berikut: “ Hidung tersumbat, sehingga anak-anak hanya bisa bernapas lewat mulut. “ Mengorok saat tidur “ Tenggorokan sakit “ Kelenjar di leher membengkak “ Berkurangnya pendengaran LANGKAH YANG PERLU DIAMBIL ? Pada kasus my ARYA langsung kubawa ke Dokter THT : Dicek bagian leher, amandel dan sekitarnya. Begitu dia melihat ukuran tonsil(amandel) dan adenoid yang tidak normal, beliaunya mengecek telinga dengan alat seperti ini :

yang ternyata gendang telinganya sudah membengkak.

Emang keluhan yang keluar dari ARYA adalah telinga bagian dalam sakit banget, ternyata hasil diagnosa dokter adalah adenoidnya membesar sehingga menutup saluran pernafasan sementara amandelnya malahan normal aja. Sehingga tidak bisa bernafas melalui hidung tapi melalui mulut, sementara ARYA lagi kena flu dan pilek sehingga ada cairan yang menumpuk ke bagian dalam telinga yang tertahan oleh gendang telinga yang kalo dalam kondisi normal berwarna putih, namun kemaren malem berwarna merah kayak jerawat yang mau meletus, nah hal ini yang menyebabkan telinga ARYA terasa sakit dan mengalami penurunan fungsi pendengaran. Wadhuhhhhh …. SARAN DOKTER : Langkah pertama adalah pemberian obat”an untuk mengurasi rasa sakit di telinga, mengurangi pembesaran adenoid dan menyembuhkan flu n pileknya. Setelah itu, kontrol lagi untuk melihat kondisi adenoidnya, apakah cukup pengobatan rutin aja atokah bisa untuk persiapan operasi. Tentang operasi ini, informasinya adalah untuk pengambilan adenoidnya yang sebetulnya adalah adenoid dikerok agar saluran pernafasan tidak terganggu, pada proses ini, amandel bisa sekalian dipantau (apabila memang  mengganggu maka diambil juga), Istilah medisnya yaitu ADENOIDEKTOMI yang prosesnya sekitar 10-15 menit saja dan pemulihannya sekitar 3 hari.
oh … ya kata pak dokter, ini sebetulnya operasi ringan, ak coba browsing di  Google tentang how about adenoidektomi, diantaranya seperti apa sih piranti operasinya, yang ternyata seperti gambar dibawah ini :


—————————
Postingan ini aku ambil dari beberapa artikel, untuk itu aku haturkan thanx a lot untuk :
Pak Dokter Miralza Diza yang menulis via blog tentang mendengkur atau mengorok Infogue! Your Social Portal – Jangan Sepelekan Gangguan Tidur pada Anak Ibu wulan – Adenoid pada matahari kecilku Pak Iwan Mahendra – Radang Adenoid Pak Irwan Ashari -  Pembesaran Adenoid

Read More......